Sampah Kering = Sampah Basah

July 22, 2010 § 3 Comments

“Buang lah sampah pada tempatnya” itulah sebuah contoh pengumuman atau kampanye yang mengajak manusia untuk tidak membuang sampah sembarangan. Hal kecil memang, tapi bagi masyarakat Indonesia adalah suatu hal yang besar. Membuang sampah sembarangan sudah menjadi budaya bagi rakyat ini. Ohh Indonesia….

Tong Sampah


Tapi saya tidak akan membahas budaya ini lebih lanjut, beberapa waktu sewaktu bergerilya sendirian untuk mendapatkan sesuatu hal yang gratis (wifi) di kampusku,  secara tidak sengaja saya memperhatikan sepasang tong sampah. Tong sampah ini dibagi dua, memisahkan sampah kering dengan sampah basah. Sebuah langkah awal dalam proses pemisahan sampah dari sumber. Namun suatu hal yang membuat menarik bagi saya, model tong sampah tersebut yang membuat saya akan bingung, tong sampah yang tidak mempunyai penutup. Jika hujan turun maka tak pelak lagi air hujan akan mengisi tong sampah tersebut.Tak ayal lagi tak ada perbedaan antara sampah kering dan sampah basah. Hmm…..

Tong Sampah

Tagged: , , ,

§ 3 Responses to Sampah Kering = Sampah Basah

  • yosi says:

    sampah kering dan basah kan bkan kering dan basah oleh air, tp basah di situ bknnya sampah yg bisa di buat kompos dan kering itu sampah yg tdk bs hancur?

  • yosi says:

    sampah kering dan basah kan bkan kering dan basah oleh air, tp basah di situ bknnya sampah yg bisa di buat kompos dan kering itu sampah yg tdk bs hancur/ diuraikan..

  • nyte says:

    Fungsi 2 tempat sampah tersebut untuk memisahkan jenis sampah. Secara umum, jenis sampah dapat dibagi 2 yaitu sampah organik (biasa disebut sebagai sampah basah) dan sampah anorganik (sampah kering). Sampah organik adalah sampah yang terdiri dari bahan-bahan penyusun tumbuhan dan hewan yang berasal dari alam atau dihasilkan dari kegiatan pertanian, perikanan, rumah tangga atau yang lain. Sampah ini dengan mudah diuraikan dalam proses alami. Sampah rumah tangga sebagian besar merupakan bahan organik, misalnya sampah dari dapur, sayuran, kulit buah, dan daun. Sampah jenis ini dapat terdegradasi (membusuk/ hancur) secara alami. Sedangkan sampah anorganik berasal dari sumber daya alam tak terbarui seperti mineral dan minyak bumi, atau dari proses industri. Beberapa dari bahan ini tidak terdapat di alam seperti plastik dan aluminium. Sebagian zat anorganik secara keseluruhan tidak dapat diuraikan oleh alam, sedang sebagian lainnya hanya dapat diuraikan melalui proses yang cukup lama. Sampah jenis ini pada tingkat rumah tangga, misalnya berupa botol kaca, botol plastik, tas plastik, dan kaleng. Kertas, koran, dan karton merupakan pengecualian

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Sampah Kering = Sampah Basah at Indonesiaku sayang, Indonesiaku Malang.

meta

%d bloggers like this: