Drainase

July 3, 2010 § Leave a comment

Drainase Jalan

a.   Pengertian Drainase

Drainase (drainage) yang berasal dari kata kerja ‘to drain’ yang berarti mengeringkan atau mengalirkan air, adalah trminologi yang digunakan untuk menyatakan sistem-sistem yang berkaitan dengan penanganan masalah kelebihan air, baik di atas maupun di bawah permukaan tanah. Dengan kata lain drainase adalahilmu pengetahuan yang mempelajari usaha untuk mengalirkan air yang berlebihan dalam suatu konteks pemanfaatan tertentu.

b.   Jenis-jenis Drainase

1.   Menurut sejarah terbentuknya

¨      Drainase Alamiah (Natutal Drainage)

Terbentuk secara alami, tidak ada unsur campur tangan manusia.

¨      Drainase Buatan (Artificial Drainage)

Dibentuk berdasarkan analisi ilmu drainase, untuk menentukan debit akibat hujan, dan dimensi saluran.

2.   Menurut letak saluran

¨      Drainase Muka Tanah (Surface Drainage)

¨      Drainase Bawah Tanah (Sub Surface Drainage)

3.   Menurut fungsi drainase

¨      Single Puspose, saluran berfungsi untuk mengalirkansatu jenis air buangan saja.

¨      Multy Purpose, saluran berfungsi mengalirkan beberapa  jenis buangan, baik secara bercampur maupun bergantian.

4.   Menurut Konstruksi

¨      Saluran Terbuka

Saluran untuk air hujan yang terletak di area yang cukup luas dan untuk air non hujan yang tidak mengganggu kesehatan lingkungan.

¨      Saluran Tertutup

Saluran untuk air kotor yang mengganggu kesehatan lingkungan, juga untuk saluran dalam kota.

c. Pola Jaringan Drainase

1.   Siku

Dibuat pada daerah yang memiliki topografi sedikit lebih tinggi dari pada sungai. Sungai sebagai saluran pembuang akhir berada di tengah kota.

2.   Paralel

Saluran utama terletak sejajar dengan saluran cabang. Dengan saluran cabang (sekunder) yang cukup banyak dan pendek-pendek, apabila terjadi perkembangan kota, saluran-saluran akan dapat menyesuaikan diri.

3.   Grid Iron

Untuk daerah dimana sungainya terletak di pinggir kota, sehingga saluran-saluran cabang dikumpulkan dulu pada saluran pengumpul.

4.   Alamiah

Sama seperti pola siku, hanya beban sungai pada pola alamiah lebih besar.

5.   Radial

Pola daerah berbukit, sehingga pola saluran memencar ke segala arah.

Tagged: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Drainase at Indonesiaku sayang, Indonesiaku Malang.

meta

%d bloggers like this: