Gaussian Plume Dispersion Models

March 27, 2010 § Leave a comment

Model dispersi pencemar biasanya digunakan untuk menentukan perkiraan besarnya konsentrasi maksimum Cmax ¬ searah angin dan jarak Cmax tersebut dari sumber.
Secara sederhana, langkah yang digunakan dalam salah satu model dispersi, seperti Gaussian Dispersion Model adalah sebagai berikut:
1. Menghitung plume rise pada kondisi meteorologi tertentu (h)
2. Menghitung tinggi efektif stack dengan menjumlahkan nilai h dengan tinggi stack
3. Menghitung tinggi efektif ini dalam model dispersi untuk menghitung konsentrasi maksimum dan jarak terjadinya konsentrasi maksimum tersebut pada arah angin tertentu
4. Menggambar isoplet konsentrasi
5. Menentukan titik sampling
Untuk menentukan konsentrasi parameter ambient dapat ditentukan dengan menggunakan rumus dispersi gauss yang menggunakan prinsip distribusi normal yang mendekati model penyebaran zat pencemar di udara. Koordinat Gaussian Plume dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

Gambar Koordinat Gaussian Plume
Pemodelan dengan dispersi gauss dengan formula:

C = konsentrasi pencemar (µg/m3 atau ppm)
Q = laju emisi pencemar (gr/detik)
µ = kecepatan angin (m/detik)
σy = koefisien dispersi horizontal (m)
σz = koefisien dispersi vertikal (m)
y = jarak arah sumbu y
z = jarak arah sumbu z
H = ketinggian stack efektif

Tagged:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Gaussian Plume Dispersion Models at Indonesiaku sayang, Indonesiaku Malang.

meta

%d bloggers like this: